KAMPANYE GIZI, RAYAKAN PRESTASI ANAK NEGERI
Purwakarta, 27 September 2011 Ribuan murid berkumpul di tanah lapang. Tawa anak-anak yang tengah bertukar canda turut menyejukkan hati siapapun yang melintas di halaman tersebut. Pagi itu, para murid yang berasal dari SDN Cibatu, SDN Karyamekar, SDN 1 Cilandak dan MIN Karyamekar, Kec. Cibatu, Kab. Purwakarta, serta 2 sekolah dari Kec. Cipeundeuy, Kab. Subang, yaitu SDN Ligarsari dan MI Annazah., berkumpul untuk mengikuti kampanye gizi JAPFA4Kids.
Berlangsung sejak tahun 2008, hingga saat ini JAPFA4Kids sudah diadakan di 15 Propinsi; NAD; Sumut; Sumbar; Lampung; Jambi; Banten; Jabar; Jateng; DIY; Jatim; Bali; Kalsel; Sulsel; dan Sulteng; Sultra; dan 41 Kabupaten/Kota di Indonesia; Banda Aceh; Medan; Padang Pariaman; Kota Payakumbuh; Kota Padang; Muaro Jambi; Lampung Tengah; Lampung Timur; Lampung Selatan; Tangerang; Bogor; Cianjur; Subang; Indramayu; Cirebon; Kuningan; Ciamis; Purwakarta; Serang; Sidoarjo; Surabaya; Jombang; Probolinggo; Kab. Lamongan; Tuban; Kab. Semarang; Kodya Semarang, Jogjakarta, Klaten, Malang, Tabanan, Klungkung, Bangli, Makassar, Maros, Parigi Moutong, Sigi, Kota Kendari, Konawe Selatan, Tanah Laut, Banjar. Sejauh ini kegiatan JAPFA4Kids sudah melibatkan sebanyak 34.554 murid dan 2.659 guru dari 171 sekolah dasar yang ada di seluruh Indonesia.
Kali ini, JAPFA4Kids melibatkan sejumlah 1.285 murid dan 83 guru dari 6 sekolah di 2 Kabupaten tersebut diatas. Kegiatan ini mengusung tema “Anak Indonesia Peduli Gizi”, dan bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata kelola sekolah yang baik bagi para guru, dan pemahaman mengenai pentingnya asupan makanan bergizi bagi para murid, terutama murid usia sekolah dasar.
Sasaran dari kegiatan JAPFA4Kids adalah 2 komponen utama sekolah, yaitu guru dan murid. Oleh karena itu, dalam setiap kegiatannya JAPFA4Kids diadakan selama 2 hari berturut-turut. Hari pertama, Senin (26/9), dengan bentuk kegiatan berupa pelatihan 5S (Seiri/pilah, Seiton/tata, Seiso/bersihkan, Seiketsu/mantapkan), Shitsuke/biasakan), bagi para Kepala Sekolah dan Guru. ”Melalui peningkatan pemahaman akan tata kelola sekolah yang baik, dapat dipastikan bahwa kebersihan lingkungan sekolah akan menjadi baik. Begitu pula dengan tingkat kesehatan para murid. Sehingga diharapkan kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan dan dapat berjalan dengan baik,” ujar Herry Wibowo, Direktur JAPFA.
Masih di kegiatan hari pertama, sebagai anak-anak yang masih rentan terhadap pengaruh negatif, maka untuk memastikan agar para murid tersebut dapat menjadi agen perubahan yang akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan terutama bagi diri sendiri, JAPFA merancang sejumlah kegiatan kreatif dan bermanfaat bagi anak-anak sekolah dasar. Melalui Pelatihan Dokter Kecil, 60 orang murid, sebagai perwakilan dari 6 sekolah peserta JAPFA4Kids, mengikuti pelatihan untuk mampu menjadi petugas Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan sekaligus penyuluh untuk kehidupan yang lebih sehat. Materi yang diberikan dalam pelatihan adalah; Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); Gizi; dan P3K. “Tujuan dari pelatihan Dokter Kecil ini adalah agar para murid yang sudah diberikan pelatihan tersebut dapat ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga, dan lingkungannya,” ujar R. Artsanti Alif, Head of Public Relations JAPFA.
“Status gizi baik atau optimal, terjadi bila tubuh memperoleh cukup zat-zat gizi yang digunakan secara efisien sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan fisik, dan kesehatan secara umum. Namun hanya dengan status gizi yang baik tidaklah cukup untuk menuai potensi maksimal dari para calon penerus bangsa ini, mereka juga harus dibekali dengan pemahaman dan pengetahuan mengenai pentingnya kebersihan dan kesehatan. Oleh karena itu didalam pelatihan Dokter Kecil, kami memberikan tiga materi yang saling terkait dan menunjang tersebut,” tambah Artsanti.
Pada hari kedua dari rangkaian kegiatan JAPFA4Kids ini, Jumat (29/7), para murid dari 8 sekolah dasar yang diikutkan dalam kegiatan JAPFA4Kids mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan diberikan paket JAPFA4Kids yang berisi; 3 buah susu Real Good; 2 kemasan sosis siap makan Sozzis; 1 buah telur rebus; 2 buah buku cerita bergambar; 1 buah alat tulis sekolah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan setempat.
Ada yang menarik dari kegiatan JAPFA4Kids kali ini. Yaitu dengan hadirnya beberapa murid dan guru dari daerah lain di acara tersebut, bahkan sebagian besar dari mereka berasal dari luar pulau Jawa. Para murid dan guru tersebut merupakan para pemenang tingkat wilayah dari JAPFA4Kids AWARDS 2011 Student & School Competitions, sebuah kompetisi berskala nasional yang diadakan oleh JAPFA, bagi para murid dan sekolah-sekolah peserta JAPFA4Kids tahun 2010.
Setelah Senin (26/9) kemarin mereka mengikuti kompetisi tingkat nasional di Jakarta, kehadiran mereka pada Kampanye Gizi JAPFA4Kids di Kab. Purwakarta ini, adalah untuk menerima hasil pengumuman pemenang dan menerima penghargaan JAPFA4Kids AWARDS 2011 Student & School Competitions tingkat nasional.
Sesuai dengan nama kegiatannya yaitu JAPFA4Kids AWARDS 2011 Student & School Competitions, kegiatan ini merupakan ajang kompetisi bagi para murid dan sekolah, dengan bentuk tiga jenis perlombaan bagi para murid yaitu, Lomba Menggambar, Lomba Mengarang, dan Lomba Majalah Dinding. Sedangkan jenis perlombaan untuk sekolah adalah Lomba 5S, yaitu perlombaan untuk menata dan merapikan sekolah sehingga menjadi tempat belajar dan mengajar yang nyaman dan menyenangkan.
“Melalui Lomba 5S ini, kami ingin mengetahui, sampai sejauh mana hasil pelatihan 5S yang sudah kami berikan kepada manajemen sekolah, mampu diterapkan dilingkungan sekolah mereka. Selain itu, kami juga ingin melihat apakah 5S sudah menjadi budaya di lingkungan sekolah mereka, tidak hanya bagi para tenaga pengajar, namun juga bagi para anak didik mereka” ujar Artsanti Alif.
Seperti sudah disebutkan sebelumnya, para peserta yang datang dari daerah tersebut merupakan para Juara 1 lomba JAPFA4Kids AWARDS Student & School Competitions 2011 tingkat wilayah. Mereka datang dari Klaten, Malang, Payakumbuh, Padang Pariaman, Lampung Selatan, Banjar, Parigi Moutong, Sigi, Kuningan, Bogor, dan yang paling istimewa adalah adanya wakil dari Kabupaten Purwakarta baik untuk Student Competitions maupun School Competitions, yaitu Mirsyad sebagai Juara 1 Lomba Mengarang Tingkat Wilayah, dan SDN Sukamanah sebagai Juara 1 Lomba 5S Tingkat Wilayah.
“Kami sengaja mengundang mereka ke Jakarta untuk berbagi kegembiraan, menambah wawasan dan memberi pengalaman baru. Kami akan mengajak mereka jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah, Monumen Nasional, mengunjungi pabrik JAPFA, dan ke Dunia Fantasi,” ujar Herry Wibowo, Direktur JAPFA. ”Ini merupakan bentuk kecil penghargaan kami bagi dunia pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan sekolah dasar”, imbuh Herry.
Sesuai dengan bentuk kegiatannya yaitu kampanye gizi, maka JAPFA tetap akan memberikan bantuan untuk meningkatkan asupan gizi para murid di enam sekolah tersebut melalui distribusi rutin, setiap bulan selama lima bulan kedepan berupa susu dan sosis. “Anak-anak adalah tanggung jawab kita semua, mereka adalah investasi masa depan bangsa ini. Apa yang kita lakukan adalah bentuk kepedulian dan perhatian kita”, ujar Herry Wibowo. “Sudah sewajarnya kita memperhatikan anak-anak sebagai calon generasi penerus, baik dari segi pendidikan maupun kesehatannya,” imbuhnya.
Sebagai salah satu perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia, JAPFA memiliki beberapa bidang usaha yaitu, produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan, , dan produksi vaksin hewan.
