JAPFA4Kids KAMPANYE GIZI di KENDARI
Kendari, 28 April 2011. Ribuan murid berkumpul di halaman SDN 03 Abeli, Kel. Bungkutoko, Kec. Abeli, Kota Kendari. Siang itu, sambil sesekali bertukar senyum dan canda, seakan-akan mereka tidak mempedulikan panasnya sang matahari. Hari ini, mereka berkumpul untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian paket gizi yang dilakukan oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA).
PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA), sebagai bagian dari bangsa Indonesia, membuat komitmen untuk membantu membuat perubahan agar bangsa ini menuju arah yang lebih baik. JAPFA menyadari bahwa anak-anak, terutama anak-anak usia sekolah dasar, merupakan agen perubahan yang memegang peranan penting sebagai generasi calon penerus bangsa. Selain masalah pendidikan, faktor penting lainnya untuk menunjang pembentukan calon generasi penerus yang berkualitas, adalah faktor asupan gizi.
Kontribusi JAPFA bagi para calon generasi penerus bangsa ini, adalah melalui kegiatan kampanye gizi JAPFA4Kids dengan tema “Anak Indonesia Peduli Gizi”. Sebuah kegiatan sosial yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya asupan gizi, terutama bagi para murid usia sekolah dasar dalam menunjang persiapan menghadapi era globalisasi. Kamis (28/4), JAPFA4Kids hadir di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Melibatkan 1.108 murid dan 110 guru dari 8 SD; SDN 03 Abeli, SDN 04 Abeli, SDN 8 Abeli, SDN 14 Abeli, SDN 18 Abeli, SDN 19 Abeli, SDN Satu Atap Abeli, dan SDN 1 Puoso Jaya.
Pada hari ketiga dari rangkaian kegiatan JAPFA4Kids ini, Kamis (28/4), para murid dari 8 sekolah dasar yang diikutkan dalam kegiatan JAPFA4Kids mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan diberikan paket JAPFA4Kids yang berisi; 3 buah susu bantal Real Good; 2 kemasan sosis siap makan Sozzis; 1 buah telur rebus; 2 buah buku cerita bergambar; 1 buah alat tulis sekolah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan setempat.
Selain faktor asupan gizi, beberapa hal lain yang menjadi perhatian JAPFA adalah mengenai tata kelola sekolah yang baik, pentingnya pola hidup yang bersih dan sehat, serta cara untuk menjadikan para murid agar dapat menjadi penggerak hidup sehat di sekolah, rumah, dan lingkungannya. Oleh karena itu dalam setiap pelaksanaannya, kampanye gizi JAPFA4Kids diadakan selama 3 hari berturut-turut bagi 2 komponen utama di sekolah, yaitu guru dan murid.
Hari pertama, Selasa (26/4), JAPFA4Kids diperuntukan bagi para guru. Dengan bentuk kegiatan berupa pelatihan 5S (Seiri/pilah, Seiton/tata, Seiso/bersihkan, Seiketsu/mantapkan), Shitsuke/biasakan), diharapkan tata kelola sekolah menjadi lebih baik. ”Melalui peningkatan pemahaman akan tata kelola sekolah yang baik, dapat dipastikan bahwa kebersihan lingkungan sekolah akan menjadi baik. Begitu pula dengan tingkat kesehatan para murid. Sehingga diharapkan kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan dan dapat berjalan dengan baik” ujar AC. Valentino Babay, Head of Unit PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk – Unit Makassar.
Hari kedua, Rabu (27/4), kegiatan diisi dengan Sosialisasi 5S. Sedikit berbeda dengan konsep kegiatan pada hari pertama, kali ini para guru yang pada hari sebelumnya sudah mengikuti pelatihan 5S, diwajibkan untuk menyampaikan kembali materi tersebut kepada para murid di sekolah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk melihat seberapa jauh materi pelatihan dapat diserap oleh para guru tersebut. Karena, apabila para guru tersebut dapat menyerap materi dengan baik, maka diharapkan penerapannya dilingkungan sekolah akan berjalan dengan baik pula.
Masih di kegiatan hari kedua, sebagai agen perubahan yang masih rentan terhadap pengaruh negatif, maka untuk memastikan agar para murid tersebut dapat menjadi agen perubahan yang akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan terutama bagi diri sendiri, JAPFA memberikan Pelatihan Dokter Kecil bagi 120 orang murid, sebagai perwakilan dari 8 sekolah peserta JAPFA4Kids tersebut. Materi yang diberikan dalam pelatihan adalah; Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); Gizi; dan P3K. “Tujuan dari pelatihan Dokter Kecil ini adalah agar para murid yang sudah diberikan pelatihan tersebut dapat ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga, dan lingkungannya” ujar R. Artsanti Alif, Head of Public Relations JAPFA.
“Status gizi baik atau optimal, terjadi bila tubuh memperoleh cukup zat-zat gizi yang digunakan secara efisien sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan fisik, dan kesehatan secara umum. Namun hanya dengan status gizi yang baik tidaklah cukup untuk menuai potensi maksimal dari para calon penerus bangsa ini, mereka juga harus dibekali dengan pemahaman dan pengetahuan mengenai pentingnya kebersihan dan kesehatan. Oleh karena itu didalam pelatihan Dokter Kecil, kami memberikan 3 materi yang saling terkait dan menunjang tersebut” tambah Artsanti.
Berlangsung sejak tahun 2008, hingga saat ini JAPFA4Kids sudah diadakan di 13 Propinsi; NAD; Sumut; Sumbar; Lampung; Banten; Jabar; Jateng; DIY; Jatim; Bali; Kalsel; Sulsel; dan Sulteng; dan 37 Kabupaten/Kota di Indonesia; Banda Aceh; Medan; Padang Pariaman; Kota Payakumbuh; Kota Padang; Lampung Tengah; Lampung Timur; Lampung Selatan; Tangerang; Bogor; Cianjur; Subang; Indramayu; Cirebon; Kuningan; Ciamis; Purwakarta; Serang; Sidoarjo; Surabaya; Jombang; Probolinggo; Kab. Lamongan; Kab. Semarang; Kodya Semarang, Jogjakarta, Klaten, Malang, Tabanan, Klungkung, Bangli, Makassar, Maros, Parigi Moutong, Sigi, Tanah Laut, Banjar. Sejauh ini kegiatan JAPFA4Kids sudah melibatkan sebanyak 29.225 murid dan 2.221 guru dari 130 sekolah dasar yang ada di seluruh Indonesia.
Sesuai dengan bentuk kegiatannya yaitu kampanye gizi, maka JAPFA tetap akan memberikan bantuan untuk meningkatkan asupan gizi para murid di tiga sekolah tersebut melalui distribusi rutin, setiap bulan selama lima bulan kedepan berupa susu dan sosis. “Anak-anak adalah tanggung jawab kita semua, mereka adalah investasi masa depan bangsa ini. Apa yang kita lakukan adalah bentuk kepedulian dan perhatian kita”, ujar AC. Valentino Babay, Head of Unit PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk – Unit Makassar. “Sudah sewajarnya kita memperhatikan anak-anak sebagai calon generasi penerus, baik dari segi pendidikan maupun kesehatannya, salah satunya di wilayah Kecamatan Ngimbang ini”, tambahnya.
Sebagai salah satu perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia, JAPFA memiliki beberapa bidang usaha yaitu, produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan, produk konsumen, dan yang terakhir adalah produksi vaksin hewan.
Produk-produk konsumen JAPFA seperti SO GOOD, SOZZIS dan SO NICE sudah akrab di telinga masyarakat, maka tidak heran jika kemudian majalah SWA bersama lembaga penelitian MARS memberikan gelar Best Brand kepada SO GOOD, pada tahun 2005 dan 2006 untuk katagori produk konsumen. SOZZIS memperoleh penghargaan Best Brand pada tahun 2006 dan 2008.
Tahun 2009, majalah Marketing bekerjasama dengan Frontier Consulting Group, menetapkan SO GOOD dan SOZZIS sebagai Top Brand dan Top Brand for Kids untuk kategori nugget dan sausage. Pada tahun yang sama, SO GOOD dan SOZZIS juga memperoleh penghargaan dari majalah SWA dan lembaga penelitian MARS untuk katagori yang sama. Tahun 2010, majalah Marketing bekerjasama dengan Frontier Consulting Group, memberikan penghargaan kepada SO GOOD dan SO NICE sebagai Top Brand for Kids. Dan masih di tahun 2010, SOZZIS, SO GOOD, dan susu bantal REAL GOOD kembali mendapatkan posisi teratas untuk katagori sausage, chicken nugget, dan susu bantal, yang disurvei atas kerjasama Majalah SWA dan ONBEE research marketing.
------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk keterangan lebih lanjut
Hub: Gigih/Chinta,telp: 021-8310308 ext:2313, 2315.
E-mail: gigih@japfacomfeed.co.id; chintas@japfacomfeed.co.id
