SUKA GIZI di SUKABUMI

Sukabumi, 28 Oktober 2011. Ribuan murid berkumpul di tanah lapang. Tawa anak-anak yang tengah bertukar canda turut menyejukkan hati siapapun yang melintas di halaman tersebut. Pagi itu, para murid yang berasal dari 2 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berkumpul untuk mengikuti kampanye gizi JAPFA4Kids. Para murid tersebut berasal dari SDN Batukarut, Kec. Sukaraja, dan SDN 1 Purwasari dan SDN 2 Purwasari, Kec. Cicurug.

JAPFA4Kids merupakan salah satu bentuk kepedulian Perusahaan terhadap pendidikan anak Indonesia. Sejak tahun 2008 hingga saat ini, JAPFA4Kids sudah diadakan di 15 Propinsi; NAD; Sumut; Sumbar; Lampung; Jambi; Banten; Jabar; Jateng; DIY; Jatim; Bali; Kalsel; Sulsel; dan Sulteng; Sultra; dan 42 Kabupaten/Kota di Indonesia; Banda Aceh; Medan; Padang Pariaman; Kota Payakumbuh; Kota Padang; Muaro Jambi; Lampung Tengah; Lampung Timur; Lampung Selatan; Tangerang; Bogor; Cianjur; Subang; Indramayu; Cirebon; Kuningan; Ciamis; Purwakarta; Serang; Sukabumi; Sidoarjo; Surabaya; Jombang; Probolinggo; Kab. Lamongan; Tuban; Kab. Semarang; Kodya Semarang, Jogjakarta, Klaten, Malang, Tabanan, Klungkung, Bangli, Makassar, Maros, Parigi Moutong, Sigi, Kota Kendari, Konawe Selatan, Tanah Laut, Banjar. Sejauh ini kegiatan JAPFA4Kids sudah melibatkan sebanyak 35.748 murid dan 2.713 guru dari 174 sekolah dasar yang ada di seluruh Indonesia.

Kali ini, JAPFA4Kids melibatkan 1.194 murid dan 54 guru dari 3 sekolah di 2 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi tersebut diatas. Kegiatan ini mengusung tema “Anak Indonesia Peduli Gizi”, dan bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tata kelola sekolah yang baik bagi para guru, dan pemahaman mengenai pentingnya asupan makanan bergizi bagi para murid, terutama murid usia sekolah dasar.

Sasaran dari kegiatan meliputi 2 komponen utama sekolah, yaitu guru dan murid. Oleh karena itu, dalam setiap kegiatannya JAPFA4Kids dibagi menjadi 2 kegiatan berdasarkan sasaran kegiatan. Kegiatan pertama berupa pelatihan 5S (Seiri/pilah, Seiton/tata, Seiso/bersihkan, Seiketsu/mantapkan), Shitsuke/biasakan), yang diadakan pada Selasa (26/10) dan Rabu (27/10). Kegiatan ditujukan bagi para Kepala Sekolah dan Guru. ”Melalui peningkatan pemahaman akan tata kelola sekolah yang baik, dapat dipastikan bahwa kebersihan lingkungan sekolah akan menjadi baik. Begitu pula dengan tingkat kesehatan para murid. Sehingga diharapkan kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih menyenangkan dan dapat berjalan dengan baik,” ujar Achmad Dawami, Kepala Wilayah 2 Divisi Broiler, PT Ciomas Adisatwa.

Masih di kegiatan hari pertama, sebagai anak-anak yang masih rentan terhadap pengaruh negatif, maka untuk memastikan agar para murid tersebut dapat menjadi agen perubahan yang akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan terutama bagi diri sendiri, JAPFA merancang sejumlah kegiatan kreatif dan bermanfaat bagi anak-anak sekolah dasar. Melalui Pelatihan Dokter Kecil, sekitar 30 orang murid, sebagai perwakilan dari 3 sekolah peserta JAPFA4Kids, mengikuti Pelatihan Dokter Kecil. Materi yang diberikan meliputi; Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS); Gizi; dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). “Tujuan dari pelatihan Dokter Kecil ini adalah agar para murid yang sudah diberikan pelatihan tersebut dapat ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga, dan lingkungannya,” ujar R. Artsanti Alif, Head of Public Relations JAPFA.

“Status gizi baik atau optimal, terjadi bila tubuh memperoleh cukup zat-zat gizi yang digunakan secara efisien sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan fisik, dan kesehatan secara umum. Namun hanya dengan status gizi yang baik tidaklah cukup untuk menuai potensi maksimal dari para calon penerus bangsa ini, mereka juga harus dibekali dengan pemahaman dan pengetahuan mengenai pentingnya kebersihan dan kesehatan. Oleh karena itu didalam pelatihan Dokter Kecil, kami memberikan tiga materi yang saling terkait dan menunjang tersebut,” tambah Artsanti.

Kegiatan kedua dari rangkaian kegiatan JAPFA4Kids ini, Jumat (28/10), para murid dari 3 sekolah dasar yang diikutkan dalam kegiatan ”Gebyar Budaya JAPFA4Kids”, dimana para murid akan mengisi acara berupa tari-tarian daerah, membaca puisi, dll juga mereka tentunya mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan diberikan paket JAPFA4Kids yang berisi; 3 buah susu bantal Real Good; 2 kemasan sosis siap makan Sozzis; 1 buah telur rebus; 2 buah buku cerita bergambar; alat tulis sekolah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan setempat.

Sesuai dengan bentuk kegiatannya yaitu kampanye gizi, maka JAPFA tetap akan memberikan bantuan untuk meningkatkan asupan gizi para murid di 3 sekolah tersebut melalui distribusi rutin, setiap bulan selama lima bulan kedepan berupa susu dan sosis. “Anak-anak adalah tanggung jawab kita semua, mereka adalah investasi masa depan bangsa ini. Apa yang kita lakukan adalah bentuk kepedulian dan perhatian kita”, ujar Dawami. “Sudah sewajarnya kita memperhatikan anak-anak sebagai calon generasi penerus, baik dari segi pendidikan maupun kesehatannya,” imbuhnya.

Sebagai salah satu perusahaan agribisnis terkemuka di Indonesia, JAPFA memiliki beberapa bidang usaha yang meliputi produksi pakan ternak, pembibitan ayam, pembibitan dan penggemukan sapi, budidaya perairan, dan produksi vaksin hewan.